Evakuasi Korban KM Virgo Terhambat Arus Laut yang Berubah Cepat

23 September 2026 21:51

Tim penyelam gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan TNI Angkatan Laut (AL) akhirnya berhasil membuka akses masuk ke dalam lambung KM Virgo Transport 8 yang terbalik di dasar perairan Laut Jawa.

Meski akses telah terbuka, proses evakuasi korban yang diduga masih terjebak di dalam kapal tidak bisa dilakukan dengan gegabah. Kondisi bangkai kapal yang miring dan pergerakan arus bawah laut yang ekstrem menjadi rintangan berat yang mengancam nyawa para penyelamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banjarmasin, I Putu Sudayana, menegaskan bahwa keselamatan tim penyelam tetap menjadi prioritas utama. Ia membeberkan bahwa faktor alam yang tidak terprediksi merupakan tantangan paling krusial di lapangan.

"Tantangan pertama tentunya faktor alam. Arus laut itu cepat sekali berubah. Pagi hari awalnya arus terpantau tenang, namun baru saja mendapatkan satu korban target kita, arusnya tiba-tiba sudah berubah deras. Ini betul-betul sangat berisiko bagi tim penyelam," ungkap Putu dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Selasa 23 September 2026.
 



Selain arus yang menyulitkan manuver, kondisi fisik bangkai kapal yang tidak stabil juga menjadi ancaman mematikan. Posisi kapal yang miring membuat setiap pergerakan di dalam air harus diperhitungkan dengan sangat matang.

"Kondisi kapal saat ini miring, jadi itu sangat membahayakan bagi tim penyelam kami. Begitu masuk ke kompartemen atau lorong-lorong, sangat berisiko apabila sewaktu-waktu ada pergeseran dari badan kapal tersebut," paparnya.

Guna mencegah jatuhnya korban dari pihak penyelamat, Putu telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh personel gabungan yang bertugas menyelam ke dasar Laut Jawa.

"Kami mengarahkan dan mem-briefing tim penyelam agar jangan sekali-sekali menyelam di bawah kapal, karena ini sangat berisiko. Begitu ada perubahan stabilitas kapal, hal ini akan langsung mengancam keselamatan dari tim penyelam itu sendiri," kata Putu.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X