Aceh Tengah Perpanjang Tanggap Darurat Keenam Kalinya

23 January 2026 17:29

Aceh Tengah: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi untuk keenam kalinya. Perpanjangan dilakukan karena masih terdapat 10 desa yang terisolasi akibat putusnya akses jalan dan jembatan.

“Masih ada 10 desa yang terisolasi. Lima desa berada di Kecamatan Linge, tiga desa di Kecamatan Ketol, dan dua desa lainnya di kecamatan berbeda,” ujar Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, dalam program Newsline Metro TV, Jumat, 23 Januari 2026.

Status tanggap darurat diperpanjang selama tujuh hari ke depan. Terhitung mulai 23 hingga 29 Januari 2026.  Perpanjangan masa tanggap darurat ditetapkan setelah berkoordinasi dengan tim penanganan bencana, serta mempertimbangkan fakta di lapangan.

Berdasarkan kondisi di lapangan, proses pemulihan infrastruktur belum sepenuhnya selesai. Sejumlah desa masih terisolasi akibat jembatan putus, jalan utama tertimbun material longsor, serta badan jalan yang amblas.
 



Kondisi tersebut membuat akses kendaraan roda empat belum dapat melintas, sehingga distribusi logistik dan mobilitas warga masih terganggu.

Proses pembersihan dan pembukaan jalur terus dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Daerah dan Zeni Angkatan Darat. Alat berat dikerahkan untuk mempercepat penanganan, terutama di titik-titik jalan yang tertutup longsoran.

Haili menegaskan, perpanjangan ini ditujukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal hingga seluruh wilayah terdampak kembali dapat diakses dengan aman. Pemerintah daerah berharap dalam masa perpanjangan ini, seluruh akses jalan dan jembatan yang rusak dapat segera dipulihkan, sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)