Jakarta: Musim pancaroba sering ditandai dengan perubahan cuaca yang tidak menentu. Pada kondisi ini, sebagian orang merasa lebih mudah terserang flu atau infeksi saluran pernapasan.
Kondisi tersebut ternyata bukan hanya berkaitan dengan meningkatnya paparan virus di lingkungan. Suhu udara yang dingin juga dapat memengaruhi sistem pertahanan alami di dalam rongga hidung.
Peran Vesikel Ekstraseluler sebagai Benteng Pertahanan
Berdasarkan
penelitian yang dipublikasikan dalam
The Journal of Allergy and Clinical Immunology, sistem pertahanan alami di dalam rongga hidung memiliki peran penting dalam melawan virus yang masuk ke saluran pernapasan.
Dalam kondisi normal, sel-sel epitel di dalam rongga hidung memproduksi dan melepaskan miliaran vesikel ekstraseluler (
extracellular vesicles). Vesikel ini berfungsi sebagai salah satu garda terdepan sistem imun yang secara aktif menangkap, membendung, dan membantu melawan virus sebelum sempat menginfeksi saluran pernapasan lebih dalam.
Imun Hidung Tidak Bekerja Optimal saat Suhu Dingin
Saat terpapar udara dingin, suhu di dalam rongga hidung dapat ikut menurun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan suhu rongga hidung sebesar 5 derajat Celsius dapat menekan respons imun berbasis vesikel ekstraseluler hingga hampir 42 persen.
Kondisi tersebut dapat membuat pertahanan alami di dalam rongga hidung bekerja kurang optimal sehingga virus lebih mudah menginfeksi saluran pernapasan.
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa menjaga kondisi rongga hidung tetap hangat dapat membantu mempertahankan respons pertahanan alami terhadap virus. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker saat berada di luar ruangan atau ketika cuaca dingin, karena masker dapat membantu menjaga kelembapan dan suhu udara yang dihirup.
Nah, musim pancaroba bukan hanya soal perubahan cuaca yang membuat tubuh harus beradaptasi. Suhu dingin juga dapat memengaruhi pertahanan alami di dalam hidung, sehingga menjaga kondisi tubuh dan melindungi saluran pernapasan tetap penting untuk membantu mengurangi risiko infeksi.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)