27 October 2026 09:54
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meminta penanganan kasus dugaan perundungan (bullying) terhadap 14 siswi SMP Negeri 10 Tangerang Selatan (Tangsel) diselesaikan secara maksimal melalui pendekatan yang edukatif dan humanis.
"Memang masih ada kekerasan di sekolah. Itu tidak bisa kita anggap sebagai masalah yang sederhana. Terjadinya kekerasan itu adalah cermin dari masyarakat kita juga," kata Abdul Mu'ti dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menegaskan, penyelesaian masalah kekerasan di lingkungan pendidikan tidak bisa dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan memerlukan sinergi lintas kementerian serta peran aktif keluarga dan masyarakat. Mu'ti turut mendorong terwujudnya budaya sekolah ASRI (aman, sehat, resik, dan indah) agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
"Persoalan ini sekali lagi harus kita pandang sebagai persoalan bangsa secara keseluruhan, tidak hanya menjadi bagian dari tugas satu kementerian saja karena masalahnya sangat terkait dengan berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat kita," tuturnya.
Baca Juga :