Jalan Pelabuhan Marapokot Retak, Kendaraan Besar Belum Bisa Melintas

4 September 2026 13:09

Nagekeo: Jalan menuju Pelabuhan Marapokot di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, retak dan terbelah akibat gempa magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat kendaraan bermuatan besar belum bisa melintas.

Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 4 September 2026, Kerusakan jalan membentang sekitar 100 meter dengan kedalaman retakan mencapai 1 hingga 2 meter. Kerusakan tersebut cukup parah sehingga akses kendaraan besar menuju pelabuhan masih terhambat.

Sementara itu, Pelabuhan Marapokot mulai kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup sekitar satu minggu pascagempa. Penutupan dilakukan karena jalan menuju pelabuhan mengalami kerusakan.

Selain akses jalan, salah satu dermaga Pelabuhan Marapokot juga mengalami kerusakan parah. Bagian dermaga yang patah memiliki panjang sekitar 30 meter.

Perbaikan dermaga saat ini masih bersifat sementara. Sejumlah bagian yang rusak telah ditimbun dan diperbaiki agar aktivitas pelabuhan dapat kembali berjalan.

Pelabuhan Marapokot sebelumnya menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo.

Meski aktivitas pelabuhan telah dibuka kembali, kendaraan yang melintas di area dermaga masih harus berhati-hati karena kondisi perbaikan belum sepenuhnya selesai.

Perbaikan permanen terhadap jalan dan dermaga masih diperlukan agar akses menuju Pelabuhan Marapokot dapat kembali normal dan aman bagi kendaraan maupun aktivitas distribusi bantuan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X