Umrah atau Umroh? Ini Penulisan yang Benar Menurut KBBI-Jadi Lebih Paham

M Sholahadhin Azhar • 8 June 2026 12:20

Jakarta: Banyak masyarakat Indonesia yang akrab dengan istilah "umroh" untuk menyebut ibadah ke Tanah Suci yang dapat dilakukan di luar musim haji. 

Namun, tahukah Sobat MTVN Lens bahwa penulisan yang benar dalam bahasa Indonesia sebenarnya adalah "umrah"?

Lalu, mengapa masih banyak orang menggunakan kata "umroh"? Berikut penjelasannya.
 

 

Penulisan yang Benar Menurut KBBI

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bentuk baku yang diakui dalam bahasa Indonesia adalah umrah.

Kata ini merupakan bentuk yang telah diserap dan disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penggunaan kata "umrah" lebih dianjurkan dalam penulisan resmi, seperti dokumen pemerintahan, berita, karya ilmiah, maupun administrasi perjalanan ibadah.

Mengapa Banyak Orang Menulis "Umroh"?

Meski bentuk bakunya adalah "umrah", penggunaan kata "umroh" masih sangat umum di tengah masyarakat Indonesia.

Hal ini terjadi karena kata tersebut berasal dari bahasa Arab, yakni "umrotu" (umrah). Dalam praktik sehari-hari, banyak orang melafalkan huruf akhir kata tersebut dengan bunyi yang terdengar seperti "o", sehingga penulisan "umroh" menjadi lebih populer dalam percakapan informal.

Namun, dalam konteks kebahasaan Indonesia, bentuk tersebut belum termasuk penulisan baku yang diakui oleh KBBI.
   

Perbedaan Penulisan, Makna Tetap Sama

Perbedaan antara "umrah" dan "umroh" sebenarnya terletak pada kaidah kebahasaan. Berdasarkan KBBI, penulisan yang benar dan baku adalah umrah. Sementara itu, "umroh" merupakan bentuk yang lebih banyak digunakan dalam pengucapan atau percakapan sehari-hari.

Dengan memahami perbedaan ini, Sobat MTVN Lens dapat menggunakan istilah yang tepat sesuai konteks, baik dalam komunikasi formal maupun informal.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Muhammad Fauzan)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)