Negosiasi Pembebasan Kapal Pertamina di Selat Hormuz Masih Terus Berlangsung

22 April 2026 15:55

Pemerintah Indonesia terus melakukan negosiasi intensif dengan Pemerintah Iran guna mengupayakan pembebasan kapal  Pertamina. Hingga saat ini dilaporkan kapal tersebut masih tertahan akibat gangguan pelayaran yang terjadi di Selat Hormuz.

Proses pembebasan kapal di Selat Hormuz ini dinilai cukup kompleks. Hal ini disebabkan oleh situasi internal di Iran serta adanya blokade yang memicu perubahan aturan dan persyaratan bagi kapal asing yang ingin melintas.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa pihaknya bersama tim dari Pertamina terus mengawal proses pembicaraan terkait izin melintas bagi kapal-kapal Indonesia. Namun, ia mengakui adanya kendala dalam implementasi kebijakan di lapangan.



"Kadang-kadang apa yang menjadi kebijakan (policy) dari pusat tidak serta-merta bisa diimplementasikan langsung di lapangannya. Itulah yang sedang kami cari penyelesaiannya," ujar Sugiono dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 22 April 2026.

Sugiono menjelaskan bahwa kondisi di Selat Hormuz terus berkembang. Terutama terkait aturan blokade. Pihak otoritas setempat dilaporkan memperketat syarat-syarat bagi kapal yang diperbolehkan lewat.

"Tentu saja ada perkembangan lagi tentang blokade Hormuz. Ada beberapa perkembangan terkait syarat-syarat kapal boleh lewat dan sebagainya. Hal-hal tersebut masih menjadi poin utama yang kami negosiasikan dan bicarakan saat ini," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)