Telepon Trump 1,5 Jam, Putin Dukung Perpanjangan Gencatan Senjata AS-Iran

30 April 2026 17:56

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan percakapan telepon selama satu setengah jam yang membahas berbagai isu global. Termasuk konflik Iran

Dalam keterangan melalui telepon, Penasihat Urusan Luar Negeri Presiden Rusia Yuri Ushakov menekankan bahwa perpanjangan gencatan senjata yang disampaikan Trump dinilai sebagai langkah positif untuk membuka ruang negosiasi. 

"Vladimir Putin memandang keputusan Donald Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sebagai langkah yang tepat, yang seharusnya memberikan kesempatan untuk negosiasi dan membantu menstabilkan situasi secara keseluruhan," ujar Yuri Ushakov, dikutip dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 30 April 2026. 

Namun ia juga memperingatkan dampak serius jika konflik antara AS-Iran kembali meningkat. Termasuk potensi operasi darat yang dianggap berbahaya. 



"Pada saat yang sama, Presiden Rusia menarik perhatian pada konsekuensi yang tak terhindarkan dan sangat mengerikan, tidak hanya bagi Iran dan negara-negara tetangganya tetapi juga bagi seluruh komunitas internasional, jika AS dan Israel sekali lagi menggunakan aksi militer," ujarnya. 

Rusia juga berkomitmen untuk mendukung jalur diplomasi dan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Termasuk Iran, negara-negara Teluk, Israel, dan tim negosiasi AS untuk mencari solusi damai. 

"Rusia berkomitmen penuh untuk memberikan setiap bantuan yang mungkin kepada upaya diplomatik yang bertujuan untuk menemukan solusi damai bagi krisis ini dan telah mengajukan sejumlah proposal yang dirancang untuk menyelesaikan perbedaan pendapat seputar program nuklir Iran," ucapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)