Utang Indonesia Dekati Rp10.000 Triliun, Menkeu Pastikan Kondisi Aman

12 May 2026 18:50

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan tanggapan terkait posisi utang pemerintah Indonesia yang kini hampir menyentuh angka Rp10.000 triliun. Menkeu menegaskan bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kondisi aman dan terkendali.

"Ya masih aman, masih sekitar 40-an lebih sedikit. Jadi aman," ujar Purbaya dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 12 Mei 2026. 

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan per 31 Maret 2026, posisi utang Indonesia tercatat sebesar Rp9.920,42 triliun. Angka ini menempatkan rasio utang Indonesia pada level 40,75 persen terhadap PDB.

Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa rasio tersebut masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan undang-undang, yaitu 60 persen. Ia juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara tetangga dan negara maju lainnya.


"Singapura (rasio utangnya) 180 persen, Malaysia 60 persen lebih, Thailand juga tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara sekeliling kita, bahkan dibanding Amerika dan Jepang yang mencapai 275 persen," ucapnya. 

Lebih lanjut, Menkeu merinci bahwa mayoritas utang Indonesia didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8.652,89 triliun, sementara sisanya berasal dari pinjaman sebesar Rp1.267,52 triliun. Ia mengimbau publik untuk melihat kondisi utang secara komparatif dan tidak hanya dari sisi negatif, karena utang tersebut digunakan secara terukur untuk pengembangan negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)