Eksklusif: Melihat dari Dekat Markas Sindikat Judol di Hayam Wuruk

Joy Jones • 12 May 2026 20:09

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri kembali mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) markas judi online jaringan internasional yang berlokasi di sebuah gedung perkantoran kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Jurnalis Metro TV, Joy Jones, mendapatkan kesempatan eksklusif untuk ikut serta dalam proses olah TKP dan melaporkan langsung situasi terkini dari pusat operasi ilegal yang mempekerjakan ratusan warga negara asing (WNA) tersebut.

Markas Besar dengan 321 Pekerja Asing

Lantai 21 gedung ini disulap menjadi pusat kendali sindikat judi online. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, ruangan luas ini dipenuhi dengan deretan kursi dan meja yang menjadi tempat bagi ratusan orang bekerja dalam satu waktu.

Dalam operasi ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan total 321 warga negara asing yang terlibat dalam operasional sindikat tersebut. Di lantai ini saja, tercatat 224 orang bekerja secara aktif memonitor proses perjudian melalui layar-layar monitor yang kini telah diamankan sebagai barang bukti.
 


Fasilitas VIP dan Ruang Rapat Strategis

Berdasarkan penelusuran tim Metro TV, markas ini terlihat dikelola dengan sangat profesional dan terorganisir. Operasional sindikat ini terbagi ke dalam beberapa area strategis.

Area Utama dipenuhi ratusan meja kerja operator, sementara Ruang VIP A2 menjadi tempat penyimpanan barang bukti yang telah dikemas dalam kontainer. Untuk koordinasi, tersedia Meeting Room A3 bagi tim operasional serta Meeting Room 3B yang lebih luas sebagai pusat kendali pimpinan, lengkap dengan fasilitas proyektor dan layar besar.

Sistem Monitoring Bertingkat yang Unik

Salah satu temuan menarik adalah desain interior ruangan yang memiliki level atau lantai tambahan (mezzanine) di dalamnya. Terdapat tangga memutar yang menghubungkan area kerja bawah dengan ruangan di atasnya.

Ruangan atas ini berfungsi sebagai pos pemantau strategis. Dari ketinggian tersebut, para pimpinan sindikat atau pengawas dapat memonitor seluruh aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh ratusan staf di lantai bawah secara real-time. Saat ini, seluruh area telah disterilkan dan dipasangi garis polisi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)