Ternyata Begini Perbedaan Tradisi Imlek di China dan Indonesia

Zein Zahiratul Fauziyyah • 17 February 2026 13:06

Jakarta: Perayaan Imlek di berbagai negara menunjukkan bagaimana sebuah tradisi bisa beradaptasi dengan budaya lokal tanpa kehilangan makna utamanya.

Perbedaan cara merayakan antara China dan Indonesia mencerminkan dinamika budaya yang terus berkembang mengikuti kondisi sosial masyarakat.
 



Salah satu perbedaan yang paling terlihat adalah dalam tradisi pemberian angpao. Di China, status pernikahan masih menjadi penentu utama seseorang menerima angpao, sementara di Indonesia tradisi ini lebih dipengaruhi oleh kemandirian finansial seseorang. Perbedaan ini menunjukkan bagaimana nilai sosial di masing-masing negara membentuk praktik budaya yang berbeda.

Pantangan dan simbol keberuntungan juga menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek. Larangan menyapu rumah pada hari pertama, tidak menghabiskan makanan, serta penggunaan warna cerah dalam pakaian mencerminkan harapan akan rezeki dan keberuntungan di tahun yang baru.

Dari sisi kuliner, makanan khas seperti ikan, jeruk, hingga kue keranjang memiliki filosofi yang sama, yaitu melambangkan kelimpahan dan kemakmuran. Meski bentuk dan cara penyajiannya berbeda di tiap daerah, makna simbolisnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari tradisi.

Perbedaan-perbedaan tersebut pada akhirnya tidak mengubah esensi Imlek sebagai perayaan keluarga. Tradisi boleh berkembang mengikuti konteks budaya, tetapi nilai kebersamaan dan harapan baik tetap menjadi inti yang menyatukan semua perayaan Imlek di mana pun.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)