TNI AL Tunggu Identifikasi Basarnas Terkait Temuan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang

10 September 2026 22:49

Kapal TNI Angkatan Laut menemukan jaket pelampung (life vest) dan pelampung pinggang di perairan Selat Sunda pada hari ketiga pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026. 

Temuan barang pengaman tersebut berada pada jarak sekitar tiga mil dari lokasi terakhir rombongan yang diketahui. Pihak berwenang belum dapat mengonfirmasi apakah barang tersebut milik kapal cepat (speedboat) yang ditumpangi para jurnalis dan awak kapal. TNI Angkatan Laut (AL) tengah menunggu proses identifikasi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terkait temuan objek berupa pelampung tersebut.

Penemuan berawal saat kapal penyisir bergerak dari sisi timur menuju ke tengah, lalu ke arah utara mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Kapal sempat memutar arah untuk memeriksa lokasi setelah ditemukannya jaket pelampung, hingga menemukan pelampung pinggang beberapa menit kemudian di area yang berdekatan. 

"KAL Anyer melihat objek yang diduga sebagai swam vest atau life jacket berwarna oranye. Setelah didekati, objek tersebut diambil dan diangkat. Di sekitar lokasi juga ditemukan pelampung berbentuk botol berwarna putih," ujar Danlanal Banten, Letkol Laut Wawan Subagyo Mardani dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis, 10 September 2026.
 



Barang temuan tersebut telah dibawa oleh tim Basarnas dari Pelabuhan Ciwandan ke Posko Induk di Carita, Banten, untuk diverifikasi bersama pemilik kapal dan pihak terkait. 

Jika terbukti milik kapal korban, fokus area penyisiran akan dipusatkan pada titik koordinat ditemukannya pelampung tersebut. Sebaliknya, jika barang tersebut bukan milik korban, radius wilayah pencarian akan diperluas.

Petugas juga mendirikan posko khusus di Pelabuhan Ciwandan untuk mendata barang-barang temuan, sementara pusat kendali operasi tetap dipusatkan di Posko Induk Carita. Selain itu, tim gabungan Basarnas dan Polri berencana menambah unit untuk memperkuat proses identifikasi teknis di lapangan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X