Eks Napiter Ikuti Upacara HUT Ke-81 RI, Ajak Generasi Muda Jaga NKRI

18 August 2026 10:29

Medan: Sebanyak 40 mantan narapidana terorisme atau eks napiter mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Dalam momentum kemerdekaan ini, mereka mengajak generasi muda untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Sebanyak 40 eks napiter mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.

Upacara digelar di Lapangan Astaka, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin, 17 Agustus 2026.

Puluhan eks napiter yang merupakan binaan Densus 88 AT Satgaswil Sumatera Utara mengenakan pakaian komunitas Identifikasi Sosial atau Idensos berwarna biru.

Mereka tampak khidmat mengikuti seluruh rangkaian upacara yang diinspekturi langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Bagi para eks napiter, keikutsertaan dalam upacara kemerdekaan menjadi momentum yang berkesan.

Salah seorang eks napiter, Roni Samsuri, mengatakan kini dirinya bersama rekan-rekannya dapat merayakan hari kemerdekaan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

"Hari ini alhamdulillah kita bersama-sama melaksanakan merayakan HUT NKRI ke 81, jadi kita ikut melaksanakan kegiatan upacara bendera kemerdekaan, "kata Roni. Roni mengaku pernah memusuhi dan memerangi negara. Namun, setelah menjalani proses pembinaan, ia menyadari bahwa Indonesia adalah tanah air dan tempatnya untuk hidup serta membangun masa depan.

Roni pun mengajak generasi muda untuk menjaga integritas dan kedaulatan NKRI.

Ia menilai kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang diperbolehkan. Namun, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Ada pesan dan harapan dari kami dari ex napiter. Kami adalah orang-orang yang pernah memerangi dan memusuhi negeri ini kami adalah orang-orang yang pernah membenci negeri ini, tapi setelah kami mengetahui betapa ini kami lahir di negeri ini dan ini adalah tanah air kami, ini adalah tumpah darah kami, maka kami berharap kepada seluruh anak bangsa untuk menjaga integritas ini, kita jaga kedaulatan negri ini agar sama-sama selamat sentosa, "ujar Roni.  Roni sendiri bebas dari masa tahanan pada 2022, setelah ditangkap pada 2019. Sebelumnya, ia disebut merupakan salah satu pendiri jaringan ISIS di Sumatera Utara.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan, para eks napiter mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara damai, serta bersama-sama membangun Indonesia. (Metro TV/Edy Sembiring)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X