Roma: Paus Leo XIV didiagnosis menderita adenokarsinoma paru atau kanker paru-paru. Diagnosis tersebut dikaitkan dengan kondisi Paus setelah menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan di Roma, Italia.
Paus Leo yang saat ini berusia 71 tahun menjalani operasi di Rumah Sakit Gemelli di Roma, Italia. Operasi dipimpin oleh Kepala Ahli Bedah Dr. Stefano Margaritora. Operasi berlangsung sekitar 90 menit dan dinyatakan berhasil tanpa komplikasi
"Dokter menemukan lesi nodular kecil di paru-paruku. Lesi ini terdeteksi pada tahap yang sangat dini sehingga dokter menyarankan untuk melakukan operasi dan saya telah memutuskan untuk menjalani operasi tersebut," ujar Paus Leo, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.
Sebagai informasi, diagnosis kanker ini muncul hanya sekitar satu setengah tahun setelah Leo menjabat sebagai Paus. Sebagai Paus pertama yang berasal dari Amerika, ia terpilih untuk memimpin Gereja Katolik Roma pada Mei 2025.
Paus mengumumkan saat acara pemberkatan dan doa mingguan di Lapangan Santo Petrus pada hari Minggu bahwa para dokter telah menyarankan tindakan operasi setelah mendeteksi adanya nodul yang "berada pada stadium sangat awal dan terlokalisasi dengan baik" dalam pemeriksaan medis baru-baru ini.
Usai menjalani operasi, diperkirakan
Agenda Paus diperkirakan akan mengalami penyesuaian dalam beberapa waktu ke depan usai menjalani operasi. Paus Leo sebelumnya telah dijadwalkan melakukan perjalanan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6 hingga 17 November 2026. Namun, belum dipastikan agenda perjalanan tersebut akan dibatalkan atau tidak.
(Lutfia Azzahra)