3 October 2026 18:02
Polres Pemalang, Jawa Tengah, sedang mendalami kasus meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berinisial MHA (7) yang diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh sejumlah kakak kelasnya. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti guna mengusut tuntas peristiwa tersebut.
Korban yang merupakan siswa kelas 2 SD Negeri 1 Kebondalem, Pemalang, telah dimakamkan oleh pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat. Sebelum dimakamkan, jenazah korban terlebih dahulu menjalani proses autopsi oleh tim Biddokkes Polda Jawa Tengah di RSUD Dr. M. Pemalang untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mengaku menerima perlakuan fisik pada bagian perut yang diduga dilakukan oleh sejumlah kakak kelasnya di lingkungan sekolah. Atas kejadian ini, pihak keluarga meminta kepolisian mengusut tuntas tindakan kekerasan yang dialami korban.
“(Kami) melaksanakan interogasi awal kepada orang tua atau orang-orang terdekat korban. Dan hari ini, pagi ini, kami sudah melaksanakan autopsi kepada korban untuk mengetahui penyebab kematian, akan didalami dari pihak forensik Biddokkes Polda," terang Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M. Wildan Umar dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Saat ini, tim forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah masih terus mendalami hasil pemeriksaan medis untuk menentukan penyebab pasti kematian korban.