Kepulangan Jemaah Umrah Tertunda Imbas Konflik Iran dengan Israel-AS

5 March 2026 20:10

Jember: Sejumlah maskapai penerbangan internasional masih menyetop pemberangkatan imbas perang antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS). Konflik ini membuat sejumlah jemaah umrah asal Jember, Jawa Timur, tidak bisa pulang ke Tanah Air.

"Jadi delayed itu bisa jadi karena memang alasan teknis. Bisa jadi karena memang cuaca, bisa jadi memang karena ada regulasi dari otoritas bandara yang tidak mengizinkan pesawat itu terbang," ujar Agen Travel Umrah Rachmad Fachkurniawan, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 5 Maret 2026.

Para jemaah umrah tersebut harus menginap di bandara Arab Saudi, karena memilih penerbangan transit. Ada beberapa jemaah berhasil pulang ke Tanah Air karena memilih perjalanan langsung yang tidak melewati wilayah konflik.

 



Pada kesempatan terpisah,  Kementerian Haji dan Umrah terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah, menyusul konflik Israel-AS dengan Iran, yang berdampak pada dinamika penerbangan. Pemerintah memastikan kepulangan jemaah umrah ke Tanah Air tetap berjalan aman dan terkoordinasi.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyatakan bahwa pihaknya telah berkoodinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, otoritas imigrasi, asosiasi travel, hingga maskapai penerbangan.

Hingga 3 Maret pukul 23.49 Waktu Arab Saudi, tercatat 10.060 jemaah telah kembali secara bertahap ke Indonesia sejak 28 Februari. Seluruh Jemaah yang telah tiba di Tanah Air dilaporkan dalam kondisi selamat.





Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)