16 September 2026 17:54
Pandeglang: Tim SAR gabungan mengerahkan 22 kapal dan 570 personel untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih hilang di perairan Selat Sunda pada hari ke-9 pencarian. Operasi pencarian dibagi menjadi delapan sektor dengan luas area mencapai 3.439 nautical mile persegi.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Risky Dwianto mengatakan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan perhitungan arus, gelombang, dan arah angin.
“Untuk luas area pencarian pada hari ke-9 ini total luas area adalah 3.439 nautical mile persegi. Terbagi menjadi 8 sektor dengan kekuatan alut yang kita gunakan adalah 22 kapal,” ujar Risky dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu 16 September 2026.
Dari 570 personel yang dikerahkan, sebanyak 307 personel bertugas di laut. Sementara 263 personel lainnya berada di posko dan wilayah darat.
Baca Juga :
Sebanyak 22 kapal yang digunakan dalam operasi berasal dari unsur Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Kepolisian Perairan. Tim SAR juga mempersempit jarak antarjalur penyisiran.
Jika sebelumnya jarak antarkapal sekitar tiga mil laut, kini dipersempit menjadi satu hingga dua mil laut. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketelitian pencarian terhadap delapan orang yang masih dinyatakan hilang.
Sebelumnya, delapan orang tersebut berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka bertolak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima orang di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang berstatus jurnalis lepas. Sementara tiga lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto sebagai pemandu.