DPR dan Pemerintah Pastikan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat

10 June 2026 15:21

DPR RI dan Pemerintah memastikan kondisi fundamental perbankan nasional tetap kuat di tengah dinamika ekonomi dan juga pasar keuangan. Ini disampaikan usai pertemuan bersama dengan Himbara, Danantara, Taspen, BPJS, dan INA di Gedung DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan koordinasi dan evaluasi bersama dengan industri perbankan dilakukan untuk mendapatkan gambaran terkini kondisi sektor keuangan nasional. Dari hasil pemaparan yang diterima DPR RI, perkembangan perbankan nasional masih menunjukkan tren positif. Pemerintah menyebut penukaran pandangan yang dilakukan dalam pertemuan ini menunjukkan kondisi Himbara dan perbankan nasional saat ini sangat baik. DPR dan pemerintah optimis sektor perbankan tetap menjadi salah satu penopang utama stabilitas ekonomi nasional.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Hasil diskusi menunjukkan kondisi perbankan nasional saat ini berada dalam keadaan sehat dan memiliki fondasi yang kuat. 

Baca Juga :


"Dan alhamdulillah sebagaimana tadi sudah disampaikan bahwa betul-betul sesungguhnya fundamental ekonomi kita dari sisi perbankan juga sangat kuat. Oleh karena itulah, kami terima kasih Pak Doni beserta dengan seluruh jajaran di Himbara, kemudian dari Taspen, BPJS, dan INA yang sebagai pelaku-pelaku pasar untuk terus berkoordinasi, terus saling berdiskusi untuk sekali lagi kita bekerja keras untuk bisa mengatasi permasalahan ekonomi sebagaimana yang kita harapkan bersama," ujar Prasetyo dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 10 Juni 2026. 

Pemerintah juga terus mendorong sinergi antara regulator, industri keuangan, dan lembaga investasi negara untuk bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Seluruh pihak disebut akan terus bekerja sama menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.
 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)