Situasi Kabupaten Puncak Berangsur Kondusif Usai Pembakaran Sejumlah Kantor

13 August 2026 19:14

Situasi keamanan di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dilaporkan berangsur kondusif pascainsiden pembakaran tujuh gedung perkantoran pemerintahan pada Selasa malam, 11 Agustus 2026 lalu.

Guna memulihkan situasi dan memberikan rasa aman bagi warga, aparat gabungan TNI dan Polri terus melakukan patroli serta penjagaan ketat di sejumlah titik rawan. Selain itu, pasukan Brimob dari Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah juga telah diterjunkan langsung ke Kabupaten Puncak untuk mempertebal pengamanan dan mencegah gangguan keamanan susulan.
 


Kapolres Puncak, AKBP Domingos Ximenes, memastikan bahwa aktivitas masyarakat telah berjalan normal tanpa hambatan berarti.

"Situasi wilayah Kabupaten Puncak masih dalam keadaan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal seperti biasanya, tidak ada gangguan," kata Domingos dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Kamis 13 Agustus 2026.

Ia juga menambahkan bahwa insiden tersebut tidak akan menghalangi agenda perayaan kemerdekaan yang telah dijadwalkan oleh pemerintah daerah.

Olah TKP di 7 Lokasi

Untuk mengusut tuntas aksi perusakan massal tersebut, tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Tengah bersama Polres Puncak dijadwalkan segera menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi-lokasi yang menjadi sasaran pembakaran.

Berdasarkan data kepolisian, total terdapat tujuh fasilitas vital daerah yang dibakar massa. Ketujuh bangunan tersebut meliputi Kantor Bupati Puncak, Kantor DPRD, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK/PMK), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Sosial, serta Kantor Keuangan.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X