28 February 2026 23:46
Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyerukan semua pihak menahan diri dan mengedepankan dialog, serta diplomasi atas perang di Timur Tengah. Hal ini disampaikan melalui akun resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di media sosial.
Dalam pernyataan tertulis, Indonesia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.
Indonesia juga menyatakan siap memfasilitasi dialog agar kondisi keamanan dan kondusif di kawasan Timur Tengah dapat tercipta kembali. Apabila disetujui kedua belah pihak yang terlibat perang, Presiden Prabowo Subianto bersedia bertolak ke Teheran, Iran, untuk melakukan mediasi.
Kemenlu RI menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia, sehingga upaya diplomasi perlu terus dikedepankan.
Kemenlu RI juga mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak agar tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.