Siti Yona Hukmana • 30 January 2026 13:35
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons mundurnya Iman Rachmaqan dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Purbaya menyebut langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab Iman atas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir, hingga menyentuh level 7.000-an, dari level 9.000-an.
Hal ini disampaikan Purbaya usai menghadiri rapat terbatas di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; serta Menteri Investasi dan BPKM Rosan Roeslani, sekaligus Ketua Danantara.
"Tanggapan saya itu, saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang timbul di Bursa kemarin. Karena dia kan tidak mem-follow up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan dia yang fatal disitu. Sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin," kata Purbaya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Purbaya mengatakan bila tidak cepat diselesaikan bisa mengganggu yang lain, hingga berakibat anggapan ekonomi Indonesia tidak stabil. Padahal, kata Purbaya, ia telah memperbaiki ekonomi dengan sungguh-sungguh.
"Kemarin kan orang Bea Cukai saya ganti 34 orang 35 orang. Minggu depan mungkin sekitar 70 orang orang pajak saya akan putar. Yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi. Jadi kita melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh," ujar Purbaya.
Iman Rachman mengundurkan diri
Adapun, Iman menyampaikan pengunduran tadi pagi sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika yang terjadi di pasar modal Indonesia dalam dua hari terakhir ini. Iman menilai, langkah mundur merupakan keputusan yang terbaik demi menjaga kepercayaan dan stabilitas pasar modal nasional.
Meskipun diakuinya, IHSG pada perdagangan pagi ini sudah membaik. Tercatat hingga pukul 09.25 WIB, IHSG melompat naik sebanyak 102,680 poin setara 1,25 persen ke level 8.334,882.
"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab, bahwa saya sebagai Direktur dan Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ucap Iman dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Iman berharap keputusannya ini terbaik untuk pasar modal, dan pasar modal menjadi lebih baik ke depan. Ia meyakini bahwa keputusan mengundurkan diri bentuk tanggung jawabnya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.
"Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya," harap Iman menyampaikan. (Yon)