Jakarta: Pernah merasa kepala tiba-tiba nyeri setelah makan es krim atau minum minuman dingin terlalu cepat? Sensasi yang sering disebut brain freeze ini ternyata bukan karena otak benar-benar membeku. Brain freeze, atau yang dikenal secara medis sebagai cold-stimulus headache, merupakan sakit kepala yang dapat muncul ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin dalam waktu cepat. Rasa sakit biasanya terasa di bagian dahi atau kedua sisi pelipis dan umumnya berlangsung kurang dari dua menit.
Menurut Harvard Health Publishing, penyebab pasti brain freeze masih diperdebatkan. Namun, teori yang paling banyak diterima menyebutkan bahwa kondisi ini bermula ketika sesuatu yang dingin menyentuh langit-langit mulut atau bagian belakang tenggorokan.
Paparan suhu dingin tersebut membuat pembuluh darah kecil di area tersebut menyempit, kemudian dengan cepat kembali melebar. Perubahan ini kemudian ditangkap oleh reseptor nyeri di sekitar pembuluh darah.
Sinyal rasa sakit selanjutnya dikirim melalui serabut saraf kecil menuju saraf trigeminal yang berada di kepala. Saraf ini berperan membawa sensasi dari area wajah dan kepala. Menariknya, otak justru dapat membaca sinyal tersebut seolah-olah rasa sakit berasal dari kepala, bukan dari mulut. Fenomena ini dikenal sebagai referred pain atau nyeri alih.
Tidak Berbahaya
Brain freeze merupakan kondisi yang cukup umum. Harvard Health Publishing menyebut sekitar 30 hingga 40 persen orang yang tidak memiliki kebiasaan mengalami sakit kepala dapat merasakan kondisi ini. Meski terasa cukup menusuk,
brain freeze tidak berbahaya dan bukan tanda adanya penyakit tertentu. Kondisi ini juga cenderung lebih sering terjadi pada orang yang mengalami migrain.
Karena berlangsung sangat singkat, belum ada cara yang terbukti secara pasti untuk menghentikan
brain freeze. Namun, sebagian orang merasa terbantu dengan menggulung lidah dan menekan bagian bawah lidah ke langit-langit mulut. Cara yang paling mudah untuk mencegahnya adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin secara perlahan. (Titik Nurmalasari)