Menkeu Suahasil Tegaskan Defisit APBN 2027 di Bawah 3%

30 September 2026 18:56

Di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi global, pemerintah memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 tetap terkendali di bawah batas maksimal 3 persen. Pengelolaan anggaran disusun secara terukur dan pruden agar instrumen fiskal tetap sehat sekaligus mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Perekonomian Indonesia akan terus kita kelola dengan menggunakan APBN sebagai salah satu alat mengelola perekonomian Indonesia." kata Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Rabu, 30 September 2026.

Dalam rancangan postur APBN 2027, nilai defisit ditetapkan sebesar Rp671,2 triliun atau setara dengan 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). 

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga APBN tetap kredibel dan akuntabel di tengah dinamika geopolitik global, termasuk gejolak ekonomi di Amerika Serikat dan kawasan Timur Tengah.
 



Selain menjaga batas aman defisit, pengelolaan anggaran negara difokuskan pada upaya pembukaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan proporsi tenaga kerja sektor formal, serta perkuatan kinerja ekspor nasional.

"Tadi pidato dari Bapak Ketua Banggar salah satunya menyebutkan juga pentingnya pada saat ini kita memikirkan bagaimana menciptakan employment, serapan tenaga kerja, semakin formal semakin baik. Selain itu juga kami menegaskan, kita juga perlu mendorong eksport kita," ucap Suahasil.

Pemerintah menekankan pentingnya sinergi dalam merespons tantangan eksternal agar APBN dapat secara optimal menjalankan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi perekonomian nasional.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X