Resmikan Proyek Hilirisasi dan Ekspor Baterai EV, Prabowo Bantah Indonesia Kolaps

8 October 2026 14:47

Halmahera Tengah: Presiden Prabowo Subianto membantah tudingan yang menyatakan Indonesia akan kolaps. Prabowo menegaskan Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Terlebih Indonesia sudah bisa ekspor baterai kendaraan listrik (EV) dan membangun 11 proyek hilirisasi.

"Mereka-mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, kolaps, Indonesia akan diramalkan kolaps. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah. Tadi saya disambut oleh para karyawan dengan semangat dan semua cerah. Saya tidak melihat yang tidak cerah hari ini," ujar Prabowo, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam pidatonya di acara peluncuran ekspor perdana baterai kendaran listrik (EV) dan 11 proyek hilirisasi di Kawasan Industri Weda Bay, Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026. 

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyampaikan jika dirinya menyambut baik usaha ekspor perdana baterai kendaran listrik dan 11 proyek hilirisasi. Prabowo berkomitmen akan terus mendukung proyek tersebut.

"Saya sekali lagi menyambut baik usaha ini. Saya juga menyambut baik kepemimpinan, manajemen, dan rasa tanggung jawab dari perusahaan-perusahaan di kawasan ini. Saya melihat pembinaan saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik, dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan, saudara-saudara sekalian," kata Prabowo. 

 
  Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyanjung karakter orang Indonesia timur yang pekerja keras, berdedikasi, dan setia. Menurutnya, orang Indonesia timur sangat loyal.

"Orang Indonesia timur itu orangnya pekerjanya keras, dan orang Indonesia Timur itu setia. Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati," tegas Prabowo.

Dalam acara tersebut, Prabowo mengatakan 11 proyek hilirisasi itu terdiri dari komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Ia menyebut kekayaan alam yang sangat bernilai ini harus dikelola dengan baik.

Dalam agenda ini Kepala Negara didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Beberapa di antaranya yaitu Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menko PMK Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

(Lutfia Azzahra)
 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X