24 June 2026 17:26
Gorontalo: Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS), di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan tersebut memuat sejumlah agenda. Mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog bersama pemangku kebijakan, hingga jejaring kemitraan usaha yang mendukung peningkatan produktivitas, serta kemandirian pangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga melihat hasil panen dan mengapresiasi capaian petani lokal dalam mengembangkan hasil pertanian. Presiden Prabowo optimistis Indonesia akan menjadi lumbung padi dunia yang bisa membantu banyak negara.
"Yang tadinya menghasilkan 5 ton gabah, sekarang bisa 10 ton lebih, 12 ton. Kalau begitu kan naik 100 persen produktivitas kita. Saya kira tidak lama lagi kita bisa jadi lumbung padi dunia," ujar Prabowo, dalam program Prioritas Indonesia.
Presiden Prabowo ingin capaian petani lokal ini bisa terus berkelanjutan. Untuk itu, Prabowo mendorong para petani untuk bisa menguasai teknologi agar tingkat produktivitas tidak melonjak turun.
"Teknologi harus kita belajar secepat mungkin. Seluruh produksi pangan kita harus kita amankan, kita intensifikasi, ekstensifikasi, dan kita hilirisasi," ucapnya.