Presiden Prabowo: Cuma di Indonesia Polisi dan Tentara Ngurus Pertanian

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri PENAS Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Foto: Youtube Setpres.

Presiden Prabowo: Cuma di Indonesia Polisi dan Tentara Ngurus Pertanian

Anggi Tondi Martaon • 24 June 2026 11:58

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan seluruh pihak berperan dalam memajukan sektor pertanian. Bahkan, polisi dan tentara ikut mengurus agraria.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

"Hanya di Indonesia, polisi ngurus pertanian. hanya di Indonesia tentaranya sering ada di sawah," kata Prabowo dikutip dari Youtube Setpres, Rabu, 24 Juni 2026.

Kepala Negara menyampaikan, Indonesia berhasil mencapai swasembada sejumlah komoditas pangan berkat kerja tersebut. Di antaranya, beras dan jagung.

"Ini adalah prestasi tim yang sekarang menggerakkan pertanian Indonesia," ungkap Prabowo.

Selain itu, Prabowo menyampaikan komitmennya selalu berpihak kepada petani dan nelayan. Sebab, petani dan nelayan adalah pihak yang mendukung kemerdekaan Indonesia.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri PENAS Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026. Foto: Youtube Setpres.

"Tentara waktu itu (pascaproklamasi) ditopang, diberi makanan oleh petani indonesia, TNI termasuk oleh kepolisian didukung oleh petani dan nelayan," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Provinsi Gorontalo. Kepala Negara akan menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026 yang berpusat di GOR David-Tony, Kecamatan Limboto. 

"Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda strategis mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog bersama pemangku kebijakan hingga penguatan jejaring kemitraan usaha yang mendukung peningkatan produktivitas serta kemandirian pangan nasional," tulis Sekretariat Presiden dalam siaran resminya, dilansir Antara, Rabu, 24 Juni 2026.

(Anggi Tondi)