Waspada Saat Cuaca Panas! Ini Gejala Biang Keringat yang Perlu Dikenali-Tips Kesehatan

20 July 2026 16:24

Jakarta: Biang keringat sering kali dianggap sebagai masalah kulit yang hanya dialami bayi. Padahal, kondisi ini juga dapat menyerang orang dewasa, terutama saat cuaca panas dan lembap. Meski umumnya tidak berbahaya, biang keringat dapat menimbulkan rasa gatal, perih, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat.

Biang keringat atau miliaria merupakan kondisi munculnya ruam kecil berwarna merah pada kulit. Ruam tersebut umumnya terasa menyengat, perih, dan gatal. Kondisi ini sering terjadi saat tubuh mengeluarkan keringat berlebih, terutama pada cuaca panas atau lembap. Keringat yang terperangkap dapat menyumbat pori-pori sehingga memicu munculnya bentol-bentol kecil pada kulit.

Biang keringat biasanya muncul di area tubuh yang mudah berkeringat, seperti leher, dada, dan wajah. Namun, kondisi ini juga dapat muncul di bagian tubuh lainnya.
 

 

Gejala Biang Keringat

Mengutip laman resmi AloDokter, berikut beberapa gejala biang keringat yang perlu dikenali:
  • Muncul bintil-bintil kecil berwarna merah.
  • Bintil terasa gatal, perih, atau menyengat.

Jenis-Jenis Biang Keringat

Jenis biang keringat dibedakan berdasarkan kedalaman sumbatan pada saluran keringat. Berikut penjelasannya.

1. Miliaria Kristalina

Miliaria kristalina merupakan jenis biang keringat yang paling ringan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bintil kecil berisi cairan bening yang mudah pecah. Meski demikian, jenis ini umumnya tidak menimbulkan rasa gatal maupun nyeri karena hanya menyerang lapisan kulit paling luar.

2. Miliaria Rubra

Miliaria rubra ditandai dengan munculnya bintil merah yang disertai rasa gatal dan menyengat. Jenis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa dibandingkan bayi karena menyerang lapisan kulit yang lebih dalam.

3. Miliaria Pustulosa

Miliaria pustulosa ditandai dengan munculnya bintil merah yang berisi nanah (pustule). Bintil dapat berubah menjadi berwarna putih atau kekuningan. Kondisi ini merupakan miliaria rubra yang telah mengalami peradangan dan dapat menjadi tanda awal terjadinya infeksi kulit.

4. Miliaria Profunda

Miliaria profunda merupakan jenis biang keringat yang paling jarang terjadi. Kondisi ini menyerang lapisan kulit yang lebih dalam dan cenderung bersifat kronis atau mudah kambuh. Gejalanya berupa bintil merah yang lebih besar dan terasa lebih keras dibandingkan jenis biang keringat lainnya.
 

Nah, itulah gejala serta jenis-jenis biang keringat yang perlu dikenali. Meski sering dianggap sebagai gangguan kulit ringan, biang keringat tetap perlu diwaspadai, terutama jika disertai tanda infeksi atau tidak kunjung membaik. Dengan mengenali gejalanya sejak dini, penanganan yang tepat pun dapat segera dilakukan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X