Ratusan pelajar dari berbagai daerah di wilayah Banten menggelar aksi Kirab Merah Putih di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Kegiatan ini digelar dalam rangkatan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, sekaligus menjadi wadah kampanye masif menolak peredaran narkoba.
Dalam aksi tersebut, para pelajar membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter dengan iringan musik tradisional Tanjidor.
Kampanye yang diinisiasi Blok Pelajar Politik Merdeka berkolaborasi langsung dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) ini secara spesifik menyoroti modus baru peredaran narkotika yang diselundupkan melalui kemasan cairan vape (rokok elektrik).
Modus operandi ini menjadi perhatian serius aparat karena secara terang-terangan menargetkan kalangan anak muda dan pelajar.
Merespons maraknya fenomena tersebut,
BNN RI mengajak Blok Pelajar Politik Merdeka untuk menjadi agen garda terdepan dalam upaya pencegahan dan edukasi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sebaya.
Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol Aldrin M.P Hutabarat, mengungkap bahwa sindikat narkoba kini memanfaatkan legalitas kemasan vape untuk mengelabui petugas dan pengguna.
"Para pelajar diharapkan bisa menyampaikan bahaya narkotika ini kepada kawan-kawan dan teman sebayanya, terutama bahaya narkotika yang dimasukkan ke dalam vape," ujar Irjen Pol Aldrin dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 23 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia menekankan agar masyarakat, khususnya para orang tua dan remaja, tidak mudah terkecoh dengan kemasan rokok elektrik yang beredar bebas.
"Memang vape itu saat ini resmi dijual, kemasannya juga resmi, tapi disalahgunakan. Isinya mengandung narkotika. Ini menjadi pintu masuk bagi bandar dan sindikat narkotika untuk menjerat penyalahguna baru," tegasnya.
Melalui penyelenggaraan Kirab Merah Putih ini, BNN dan masyarakat berharap momentum kemerdekaan dapat menguatkan komitmen bersama untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba, khususnya di kalangan generasi penerus bangsa.