Heboh! Baterai Pasir Bisa Jadi Jawaban Krisis Energi Dunia-Melek Teknologi

15 April 2026 13:49

Jakarta: Pengembangan energi ramah lingkungan kembali mencatat kemajuan signifikan. Peneliti di Finlandia berhasil mengoperasikan baterai pasir (sand battery) komersial pertama di dunia, sebuah inovasi penyimpanan energi yang mampu menahan panas hingga berbulan-bulan.

Teknologi ini menjadi salah satu solusi potensial untuk mengatasi tantangan utama energi terbarukan, yakni ketidakstabilan pasokan akibat ketergantungan pada kondisi alam seperti sinar matahari dan angin.
 

 

Kapasitas Besar dan Tahan Lama

Baterai pasir merupakan sistem penyimpanan energi termal yang menggunakan pasir sebagai media utama. Energi listrik berlebih, biasanya dari pembangkit energi terbarukan, digunakan untuk memanaskan pasir hingga suhu tinggi.

Sistem ini mampu menyimpan energi hingga 8 megawatt jam dengan daya keluaran sekitar 200 kilowatt. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan menyimpan panas dalam jangka panjang dengan kehilangan energi yang sangat minim, bahkan hingga berbulan-bulan.

Cara Kerja Baterai Pasir

Teknologi ini bekerja melalui beberapa tahapan utama:
  • Pengisian (Charging): Listrik berlebih dari panel surya atau turbin angin dialirkan ke elemen pemanas
  • Pemanasan (Heating): Udara panas dialirkan melalui pipa di dalam tumpukan pasir hingga mencapai suhu sekitar 500°C
  • Penyimpanan (Storage): Panas terperangkap dalam pasir berkat sifat isolasinya yang baik
  • Penggunaan (Discharging): Panas dilepaskan kembali untuk kebutuhan pemanas ruangan atau sistem distrik saat dibutuhkan
  • Solusi Energi Masa Depan
Dengan biaya relatif rendah serta efisiensi tinggi, baterai pasir dinilai sebagai terobosan penting dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
 

Inovasi ini juga membuka peluang baru bagi negara-negara di dunia untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, sekaligus memperkuat sistem penyimpanan energi jangka panjang.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)