Jakarta: Panjang umur sering kali disalahartikan hanya sebagai hidup selama mungkin. Padahal, lebih dari itu, panjang umur juga berarti mempertahankan kualitas hidup agar tetap optimal hingga masa tua.
Untuk menjaga kualitas hidup, gaya hidup menjadi salah satu hal yang penting. Di samping faktor genetik, kebiasaan sehari-hari juga berperan dalam proses penuaan dan kesehatan seseorang. WHO sendiri menekankan bahwa healthy ageing bukan sekadar terbebas dari penyakit, tetapi juga mempertahankan kemampuan fisik, mental, dan sosial agar seseorang tetap dapat menjalani kehidupan dengan baik.
5 Gaya Hidup yang Bisa Bantu Panjang Umur
Beberapa
gaya hidup berikut dapat membantu menjaga kualitas hidup sekaligus mendukung proses penuaan yang sehat.
1. Olahraga
Olahraga atau aktivitas fisik mampu memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, mulai dari membantu menjaga kesehatan metabolisme, otak, hingga tulang. Menurut WHO, aktivitas fisik secara rutin merupakan salah satu bagian penting dari gaya hidup sehat dan dapat membantu menjaga kesehatan serta kemampuan fungsional seiring bertambahnya usia.
2. Nutrisi Seimbang
Nutrisi yang seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh dan mendukung berbagai fungsi penting, termasuk metabolisme serta pemeliharaan jaringan tubuh. Konsumsi makanan yang berbasis
whole foods atau makanan utuh dapat menjadi salah satu pilihan. Pastikan juga asupan protein tercukupi dengan baik sesuai kebutuhan tubuh. WHO turut memasukkan pola makan sehat sebagai salah satu kebiasaan penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung
healthy ageing.
3. Pola Tidur
Tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Orang dewasa umumnya disarankan mendapatkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam. Tidur yang cukup dapat membantu tubuh menjalankan berbagai proses pemulihan dan menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
4. Manajemen Stres
Stres akut sebenarnya merupakan respons normal tubuh ketika menghadapi ancaman. Namun, masalah dapat muncul ketika seseorang mengalami stres kronis yang berlangsung dalam waktu lama.
Manajemen stres dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti olahraga teratur, tidur yang cukup, mendapatkan paparan sinar matahari, serta berkumpul dengan orang-orang yang dipercaya.
5. Koneksi Sosial
Hal ini sering kali diabaikan. Padahal, hubungan sosial yang sehat juga memiliki kaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup. WHO menyebut hubungan sosial yang berkualitas penting bagi kesehatan fisik dan mental. Sebaliknya, kesepian dan isolasi sosial dikaitkan dengan berbagai dampak buruk terhadap kesehatan, kualitas hidup, hingga umur panjang. Koneksi sosial bisa dimulai dari langkah kecil, seperti menghubungi sahabat, mengikuti kegiatan sukarela, atau sekadar berjalan pagi di lingkungan rumah sambil menyapa tetangga.
Nah, itu dia beberapa gaya hidup yang bisa diterapkan untuk menjaga kualitas hidup dan mendukung proses penuaan yang sehat. Meskipun umur merupakan rahasia Tuhan, kita tetap bisa berusaha menjaga kesehatan dan kualitas diri agar tetap aktif dan mandiri di masa tua.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)