Tinjau Kondisi Korban Bencana Gempa NTT, Titik Soeharto dan Kapolri Soroti Banyak Hal

18 August 2026 16:00

Manggarai: Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan langsung ke posko pengungsian korban gempa bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan penanganan pascabencana dan distribusi bantuan bagi para pengungsi.

Dalam peninjauan tersebut, Titiek Soeharto dan Kapolri menyoroti sejumlah kendala mendesak yang dihadapi warga di tenda pengungsian. Mulai dari keterbatasan pangan, sanitasi, hingga fasilitas kesehatan yang terdampak.

Saat mendatangi dapur umum, Titiek berdialog dengan para ibu yang sedang menyiapkan makanan. Berdasarkan keterangan warga, mereka saat ini hanya makan dua kali sehari dengan menu darurat berupa mie instan dan telur.

"Sarapannya seadanya saja ya? Yang tabah ya Ibu, kami ikut prihatin," ujar Titiek dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 18 Agustus 2026. 

Selain pangan, fasilitas dasar seperti toilet (MCK) dan penerangan menjadi keluhan utama warga, baru tersedia tiga unit MCK untuk melayani ratusan pengungsi. Banyak warga terpaksa kembali ke rumah mereka yang rusak hanya untuk mandi.

Mengenai penerangan, listrik baru mulai pulih di beberapa titik, namun sebagian besar area pengungsian masih mengandalkan bantuan genset. 


"Rumah malam gelap, di sini tidak ada penerangan Jenderal," keluh salah satu warga. 

Kunjungan berlanjut ke tenda perawatan medis sementara. Titiek Soeharto menemukan pasien dengan kondisi pneumonia dan luka serius akibat tertimpa tembok.

Mengingat rumah sakit setempat juga mengalami kerusakan, Titiek mendesak agar pasien yang kondisinya berat segera dievakuasi ke rumah sakit yang lebih memadai.

"Kalau tidak banyak (pasiennya), segera dievakuasi saja ke rumah sakit, jangan dibiarkan di sini dalam kondisi darurat agar penanganannya selayaknya," ujarnya. 

Titiek Soeharto dan Kapolri melakukan aksi trauma healing dengan mengajak anak-anak di pengungsian menyanyi bersama. Untuk membangkitkan semangat, mereka membagikan paket hadiah dan tas sekolah kepada anak-anak tersebut.

"Ayo anak-anak pinter, kita nyanyi dulu. Semuanya nanti dapat hadiah tas sekolah, jangan dorong-dorongan," ucap Titiek. 

Berdasarkan laporan terbaru dari BNPB, total korban meninggal dunia akibat gempa di seluruh wilayah NTT mencapai 68 orang, dengan rincian 26 korban di Kabupaten Manggarai dan 24 korban di Manggarai Timur.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X