Momentum hari lahir Pancasila dimanfaatkan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika untuk memperkuat kerukunan antar umat beragama melalui kegiatan sunat massal dan juga wawasan kebangsaan.
Sebanyak 100 anak dari keluarga beragama Islam, Kristen dan Katolik mengikuti sunat massal gratis dengan metode laser yang digelar dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan juga toleransi di Kabupaten Mimika.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Mimika, Roni S. Marjen mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kerukunan yang dilaksanakan bersama FKUB. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Mimika sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang suku,
agama maupun budaya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Mimika Jeffrey C. Hutagalung menegaskan kegiatan ini tidak hanya menjadi
bakti sosial tetapi juga sarana menanamkan nilai toleransi, persatuan dan juga semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bakti sosial hari ini bukan cuma sebatas bakti sosial, tetapi memberikan edukasi tentang ber-Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga harmoni di antara sesama dari berbagai latar belakang baik itu suku dan agama yang ada di Mimika di bawah bimbingan sesepuh pimpinan di sini.” kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Mimika Jeffrey C. Hutagalung, dikutip dari tayangan
Headline News Metro TV, Selasa, 2 Juni 2026.