7 April 2026 08:37
Semarang: Harga berbagai bahan pokok di pasar tradisional masih menunjukkan fluktuasi usai libur Lebaran. Di Pasar Karangayu Semarang, Jawa Tenggah (Jateng), misalnya. Komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah minyak goreng, gula pasir, dan plastik.
Seorang pedagang bernama Suwarni, mengatakan, harga minyak curah naik dari Rp17-18 ribu per liter menjadi Rp21 ribu per liter. Sedangkan harga gula pasir dijual dengan harga Rp17 ribu dari sebelumnya Rp16 ribu per kg. Kondisi ini telah berlangsung sejak periode Lebaran lalu.
"Minyak goreng curah itu Rp21 ribu per liter dari agen, sebelumnya Rp17-Rp18 ribu per liter. (Gula pasir) sebelumnya harga Rp16 ribu sekarang Rp17 ribu lebih. Mau Lebaran itu sudah pada naik semua," tutur Suwarni, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Senin, 6 April 2026.
Di sisi lain, komoditas cabai rawit merah juga ikut melonjak menjadi Rp70 ribu per kg dari sebelumnya Rp55 ribu per kg. Sedangkan harga ayam justru turun di angka Rp40 ribu per kg.
Suwarni mengungkapkan bahwa stok produk dari distributor terpantau masih aman di tengah lonjakan harga tersebut. Namun, ia berharap situasi ini dapat kembali normal, terutama harga minyak goreng.
Harga naik turun di Medan
Serupa dengan Pasar Karangayu Semarang, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Tradisional Inpres Medan juga terpantau naik turun. Harga ayam potong dijual seharga Rp40 ribu per kg, naik dari sebelumnya Rp38 ribu per kg.
Sementara itu, harga ayam kampung cenderung masih tinggi bertahan di angka Rp80 ribu per kg. Kenaikan ini dipengaruhi oleh biaya distribusi yang meningkat serta pasokan dari distributor yang terbatas.
| Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Bintoro Demak Masih 'Pedas' |