Siaga Konflik Iran-AS, Pemerintah Qatar Imbau Warga Tidak Keluar Rumah

2 March 2026 15:18

Doha: Pemerintah Qatar mengeluarkan peringatan dan imbauan kepada masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Peringatan dan imbauan itu diumumkan usai Iran melancarkan serangan balasan ke beberapa pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di wilayah teluk, termasuk Qatar.

Salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) di Qatar, Putri Prameshwari, mengatakan, pemerintah Qatar telah mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah sejak hari pertama kejadian, pada 28 Februari 2026. Kegiatan pendidikan dan perkantoran dialihkan ke sistem daring guna mengurangi risiko dan menjaga keamanan.

"Pemerintah Qatar langsung mengeluarkan imbauan ke seluruh masyarakat Qatar untuk shelter in place atau berdiam diri di tempat dan tidak melakukan kegiatan di luar rumah. Sekolah dan kantor juga menerapkan work from home sejak Minggu kemarin," ujar Putri, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Senin, 2 Maret 2026.
 

Baca Juga: Iran Bombardir Pangkalan Militer AS dari Qatar hingga Arab Saudi

Meski aktivitas dibatasi, Pemerintah Qatar tetap menginstruksikan pusat perbelanjaan buka 24 jam guna memastikan kebutuhan dan pasokan makanan masyarakat tetap terpenuhi. Selain itu, layanan pengiriman juga tetap beroperasi, meski warga sangat tidak disarankan untuk keluar rumah.

Pihak Pemerintah Qatar dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) terus memberikan informasi terkini terkait dengan situasi yang terjadi. Para WNI tetap saling menjalin komunikasi dan terus memantau panduan lebih lanjut dari pemerintah setempat. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)