Kondisi salah satu terminal di Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar. (dohahamadairport)
Bandara Qatar Ditutup, 195 WNI Tertahan di Doha
Willy Haryono • 2 March 2026 15:06
Doha: Duta Besar Indonesia untuk Qatar Syahda Guruh Langkah Samudera, menyatakan sebanyak 195 warga negara Indonesia (WNI) tertahan akibat penutupan wilayah udara Qatar di tengah eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu, 28 Februari 2026.
Kendati begitu, Dubes Syahda memastikan seluruh WNI di Qatar, termasuk Doha, dalam kondisi baik.
“Sejauh ini kami belum mendapatkan laporan apa pun mengenai kemungkinan adanya korban dari warga negara Indonesia,” ujarnya saat wawancara di program Breaking News, Metro TV, Senin, 2 Maret 2026.
Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, terdapat sekitar 27.000 WNI di Qatar. Dari jumlah itu, sekitar 9.700 orang telah melapor diri kepada KBRI untuk memudahkan pemetaan dan koordinasi perlindungan.
KBRI terus berkoordinasi dengan kelompok masyarakat Indonesia di Qatar untuk memperbarui informasi situasi lapangan. Imbauan lapor diri juga disampaikan melalui berbagai kanal resmi guna memastikan data keberadaan WNI akurat dan terkini.
Terkait kemungkinan evakuasi, Syahda menyebut langkah tersebut akan bergantung pada arahan pemerintah pusat dan perkembangan situasi keamanan. Hingga saat ini, kebutuhan evakuasi dinilai belum mendesak karena otoritas Qatar dinilai mampu mengendalikan keadaan.
KBRI juga telah menyiapkan rencana kontinjensi sebagai langkah antisipasi jika situasi memburuk. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk terus memantau kondisi dan memastikan keselamatan seluruh WNI di Qatar. (Keysa Qanita)
Baca juga: Dubes RI Pastikan Semua WNI di Iran Aman, Evakuasi Masih Dikaji