Menbud Apresiasi HIKMU Jaga Budaya Maluku Utara

23 August 2026 08:01

Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU) secara resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru untuk periode 2026–2031. Momen pengukuhan ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen masyarakat Maluku Utara dalam melestarikan budaya daerah.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran HIKMU. Ia menilai, keberadaan paguyuban kedaerahan semacam ini merupakan cerminan nyata dari wajah kebinekaan di Indonesia.

"Mengukuhkan pengurus HIKMU 2026-2031, paguyuban semacam ini saya kira menunjukkan kebinekaan kita di dalam keluarga besar Indonesia," ungkap Fadli Zon dikutip dari Headline News, Metro TV, Minggu 23 Agustus 2026. 
 


Fadli Zon secara khusus menitipkan pesan kepada para pengurus HIKMU agar terus menjaga kekayaan sejarah dan pesona budaya yang dimiliki Maluku Utara Menurutnya, Maluku Utara memiliki ekspresi budaya dan rekam jejak sejarah peradaban yang sangat luar biasa, terutama dari eksistensi empat kerajaan besar di masa lampau.

"Saya sudah beberapa kali ke Maluku Utara meskipun belum semua tempat. Tetapi dari sisi kekayaan alam, wisata alamnya luar biasa, wisata budayanya juga luar biasa," tambah Fadli.

Pemajuan Kebudayaan adalah Tanggung Jawab Bersama

Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI tersebut mendorong HIKMU untuk mengambil peran aktif dalam memajukan kebudayaan nasional. Ia menegaskan bahwa tugas pemajuan dan pelestarian kebudayaan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

Fadli berharap, komunitas dan paguyuban seperti HIKMU dapat terus merawat ragam warisan budaya leluhur agar tidak tergerus zaman. Upaya pelestarian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pakaian adat, wastra tradisional, ragam kuliner, seni tari, hingga musik dan lagu-lagu daerah khas Maluku Utara.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X