21 August 2026 11:22
Pemerintah Kolombia menetapkan status darurat ekonomi selama 30 hari untuk mengatasi dampak gempa bumi yang mengguncang Kolombia beberapa waktu lalu. Anggaran belanja negara bertambah untuk menangani dampak bencana di tengah prospek fiskal yang rapuh.
Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, pada Jumat, 21 Agustus 2026, pemerintah Kolombia belum memiliki estimasi pasti terkait biaya rekonstruksi yang diperlukan, namun perhitungan awal menunjukkan kerusakan ekonomi mencapai setidaknya 30 triliun Peso atau setara dengan 1,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Status darurat ekonomi ini juga memberikan kewenangan kepada Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, untuk mengeluarkan peraturan ekonomi dan pajak tanpa persetujuan dari kongres guna menanggulangi dampak gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang melanda kawasan barat Kolombia beberapa waktu lalu.