Jangan Mudik Jika Belum Cek Tiga Hal Penting Ini!

11 March 2026 16:18

Jakarta: Mudik Lebaran merupakan momen yang paling dinantikan setiap orang untuk menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga besar. Kesiapan fisik pengemudi, kendaraan, hingga pemilihan rute yang tepat menjadi faktor penentu keselamatan dan keamanan para pemudik. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut, total pemudik Lebaran Idulfitri 2026 diperkirakan mencapai 143,7 juta hingga 144 juta orang. Angka ini berpotensi membengkak mengingat pada sebelumya, realisasi pemudik mencapai 154 juta orang, melampaui survei awal.

"Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun, kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan. Karena tahun lalu (2025) survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta," ujar Dudy, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Rabu, 11 Maret 2026. 

Meski jumlah pemudik terus meningkat, tren keselamatan menunjukkan perbaikan. Korlantas Polri mencatat pada 2025, angka fatalitas korban kecelakaan turun hingga 53%, sementara total angka kecelakaan menurun 31% dibanding tahun sebelumnya.

Untuk menjaga tren positif tersebut pada Operasi Ketupat 2026, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kesiapsiagaan bencana dan manajemen risiko. Maka dari itu, untuk memastikan perjalanan mudik berjalan dengan aman terdapat tiga hal yang perlu dipersiapkan, di antaranya manusia, kendaraan, dan rute perjalanan.
 

Baca Juga: Tips Rumah Tetap Aman saat Ditinggal Mudik Lebaran

Salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan adalah manusia. Hal ini terjadi jika manusia atau pemudik mengalami kelelahan, mengantuk, hingga akhrinya menyebabkan kurang konsentrasi dalam berkendara. Maka dari itu, penting untuk memberikan waktu jeda istirahat dalam perjalanan yang dilakukan.  

Faktor yang kedua adalah kondisi kendaraan. Kendaraan yang digunakan untuk mudik sepatutnnya memiliki kondisi yang layak, bukan hanya bisa jalan tetapi layak jalan. Penting untuk mengecek bagian-bagian vital kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. 

Faktor yang ketiga adalah pemilihan rute perjalanan. Meski aplikasi navigasi digital kerap merekomendasikan rute tercepat, pemudik perlu memperhatikannya dengan saksama. Karena rute yang tercepat bukan berarti jalur paling aman. Terus pantau informasi jalur mudik terbaru dari sumber resmi agar tidak salah dalam menentukan rute perjalanan. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)