Keseringan Pakai Google Maps Bikin Susah Hafal Jalan? Ini Kata Penelitian-Melek Teknologi

6 October 2026 13:07

Jakarta: Di tengah berkembangnya teknologi, fitur GPS atau Global Positioning System sudah menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari mencari lokasi hingga menentukan arah perjalanan, fitur ini menjadi peta digital yang sangat membantu perjalanan.

Namun, ketika bepergian, sejumlah orang acap kali merasa tidak hafal jalan menuju suatu lokasi meski sudah berkali-kali mengunjungi tempat tersebut dengan bantuan GPS pada aplikasi navigasi. Ternyata, hal ini berkaitan dengan bagaimana penggunaan peta digital dapat memengaruhi proses seseorang dalam memahami lingkungan di sekitarnya.
 



Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Environmental Psychology pada 2026 menguji bagaimana penggunaan peta digital memengaruhi kemampuan seseorang dalam memahami lingkungan di sekitarnya.

Penelitian tersebut melibatkan 45 peserta yang diminta menavigasi lingkungan perkotaan yang sebelumnya tidak mereka kenal, baik dengan bantuan peta digital maupun tanpa bantuan peta. Peserta melakukan navigasi sebanyak tiga kali dalam kurun waktu satu minggu. Rata-rata usia peserta dalam penelitian tersebut adalah 27 tahun.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin sering seseorang berada di lingkungan tersebut, semakin berkembang pula pengetahuannya mengenai rute, lokasi landmark, hingga gambaran umum wilayah. Namun, penggunaan peta digital memberikan hasil yang berbeda pada beberapa kemampuan navigasi.

Peneliti menemukan bahwa peta digital dapat membantu seseorang dalam menentukan arah dan menemukan kembali rute. Namun, pada paparan awal terhadap lingkungan, penggunaan peta digital justru dapat menghambat proses mempelajari landmark atau penanda yang ada di sepanjang perjalanan.

Hal ini berkaitan dengan cara seseorang membangun spatial knowledge, yaitu pemahaman mengenai posisi dan hubungan berbagai tempat dalam suatu lingkungan. Ketika menggunakan peta digital, pengguna dapat lebih fokus mengikuti petunjuk rute yang diberikan aplikasi sehingga tidak selalu memperhatikan lingkungan di sekitarnya.
 

Meski begitu, penelitian ini tidak menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi navigasi secara otomatis membuat seseorang kehilangan kemampuan menghafal jalan. Peneliti justru menemukan bahwa kemampuan navigasi setiap orang dan strategi yang digunakan turut memengaruhi hasilnya.

Nah, artinya aplikasi peta digital tetap memberikan manfaat, terutama ketika seseorang membutuhkan bantuan untuk menemukan arah. Namun, sesekali mencoba memperhatikan landmark, nama jalan, atau posisi tempat di sekitar kita juga dapat membantu membangun pemahaman terhadap lingkungan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Eunike Michelle Gultom)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X