Sering Scroll TikTok dan Reels Bisa Pengaruhi Fokus? Ini Hasil Penelitiannya-Melek Teknologi

5 October 2026 10:57

Jakarta: Di tengah perkembangan media sosial, video berdurasi singkat kini menjadi salah satu jenis konten yang banyak dikonsumsi masyarakat. Melalui fitur seperti TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts, pengguna dapat berpindah dari satu video ke video lainnya hanya dalam hitungan detik.

Berdasarkan data We Are Social yang dilampirkan GoodStats, Indonesia berada di urutan kelima dari sepuluh negara dengan tingkat konsumsi video pendek yang tinggi. Rata-rata pengguna berusia 16 tahun ke atas mengonsumsi video pendek selama 4,90 hari dalam seminggu. Hal ini menunjukkan tingginya penggunaan media sosial oleh masyarakat untuk mengonsumsi hiburan yang cepat dan ringkas.
 



Namun, kebiasaan menonton video pendek juga menjadi perhatian dalam penelitian mengenai fungsi perhatian manusia, terutama ketika seseorang merasa sulit berhenti scrolling atau kesulitan mempertahankan fokus setelah terlalu lama menonton video pendek.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Human Neuroscience pada 2024 melihat hubungan antara kecenderungan penggunaan video pendek dengan fungsi perhatian dan kontrol diri. Penelitian tersebut melibatkan 48 peserta dengan rata-rata usia 21,8 tahun.

Para peneliti menggunakan kuesioner untuk mengukur kecenderungan penggunaan video pendek dan kemampuan kontrol diri. Peserta juga menjalanii electroencephalogram atau EEG ketika mengerjakan Attention Network Test, sebuah tes yang digunakan untuk mengukur beberapa aspek fungsi perhatian.

Hasil Penelitian

Hasilnya menunjukkan adanya hubungan negatif antara kecenderungan penggunaan video pendek dengan aktivitas theta di wilayah prefrontal yang berkaitan dengan executive control. Peneliti juga menemukan hubungan negatif antara kecenderungan penggunaan video pendek dengan kemampuan kontrol diri.

Sederhananya, peserta yang menunjukkan kecenderungan penggunaan video pendek lebih tinggi juga menunjukkan indikator yang berkaitan dengan kontrol eksekutif dan kontrol diri yang lebih rendah dalam penelitian tersebut.

Namun, temuan ini perlu dipahami dengan hati-hati. Penelitian tersebut menunjukkan hubungan atau korelasi, bukan membuktikan bahwa menonton video pendek secara langsung menyebabkan kemampuan fokus seseorang menurun.

Para peneliti sendiri menyebutkan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami hubungan tersebut. Selain itu, penelitian ini melibatkan jumlah peserta yang relatif kecil, yaitu 48 orang.

Meski demikian, penelitian tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana kebiasaan mengonsumsi video pendek berkaitan dengan mekanisme perhatian. Video pendek memang dirancang untuk menyajikan konten secara cepat dan menarik perhatian dalam waktu singkat.
 

Nah, penggunaan media sosial untuk mengonsumsi konten hiburan berbasis video singkat memang boleh dinikmati, tetapi tidak serta-merta berarti dapat menyebabkan gangguan konsentrasi. Tetap diperlukan jeda dalam penggunaan dan kontrol diri agar aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan fokus.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Eunike Michelle Gultom)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X