500 Rumah di Bangka Selatan Terbakar Imbas Karhutla

13 October 2026 01:55

Ratusan warga Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, kembali ke puing-puing permukiman mereka pada Senin, 12 Oktober 2026 siang usai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dahsyat menghanguskan sekitar 500 rumah. Meski kawasan tersebut masih diselimuti asap pekat dan abu sisa kebakaran, kondisi ini tidak menyurutkan niat warga untuk mengais barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Di tengah reruntuhan bangunan, warga tampak mengumpulkan sisa-sisa besi dan barang berharga lainnya yang masih memiliki nilai jual. Hasil penjualan dari barang bekas tersebut diharapkan dapat membantu menopang kebutuhan hidup mereka.

Saat ini, para korban terpaksa bertahan di tempat pengungsian dengan kondisi memprihatinkan karena nyaris seluruh harta benda mereka ludes dilalap api. Mereka pun menaruh harapan besar adanya bantuan perbaikan hunian dari pemerintah.
 



Bencana nahas ini bermula pada Sabtu, 10 Oktober 2026 lalu saat karhutla yang melanda Kabupaten Bangka Selatan meluas tak terkendali hingga merangsek ke area permukiman warga. Embusan angin kencang serta kondisi permukiman padat penduduk yang berdiri di atas lahan gambut membuat kobaran api dengan cepat merambat dan meluluhlantakkan ratusan rumah.

Kepanikan sempat melanda warga yang hanya mampu menyelamatkan diri dan harta benda seadanya saat api mengepung desa mereka. Setelah proses pemadaman yang alot oleh tim gabungan, api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada keesokan harinya, yakni pada Minggu pagi.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kebakaran hebat ini mengakibatkan sekitar 500 rumah hangus rata dengan tanah, dengan total korban terdampak mencapai 1.800 jiwa.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X