5 September 2026 14:51
Labuan Bajo: Pasar Bukit Cermin di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali ramai setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Namun, normalnya aktivitas jual beli di pasar tidak diikuti stabilnya harga bahan pokok yang justru mengalami kenaikan.
Salah satu pedagang, Rangga, mengatakan sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga pascabencana. Kenaikan terjadi pada cabai, bawang merah, bawang putih, bawang bombai, kentang, dan tomat.
Harga cabai yang sebelumnya sekitar Rp40 ribu kini mencapai Rp60 ribu per kilogram. Sementara bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu, bawang merah Rp30 ribu, kentang Rp25 ribu, tomat Rp20 ribu, cabai besar Rp50 ribu, dan cabai keriting Rp40 ribu.
"Alami kenaikan harga," kata Rangga dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu 5 September 2026.
Menurut Rangga, kenaikan harga bahan pokok secara keseluruhan mencapai sekitar 15 persen setelah gempa. Kondisi tersebut turut memengaruhi jumlah pembeli di pasar.
Baca Juga :
"Naiknya sekitar 15 persen mungkin," ujarnya.
Rangga menyebut jumlah pembeli kini cenderung lebih sepi dibandingkan sebelum gempa. Kondisi itu terjadi karena sejumlah warung yang menjadi pelanggan pedagang masih jarang beroperasi.
"Kalau jumlah pembeli semakin sepi karena bencananya ini warung-warung jarang yang buka," tutur Rangga.
Meski demikian, aktivitas perdagangan di Pasar Bukit Cermin secara umum telah kembali berjalan. Pedagang dan masyarakat mulai beradaptasi dengan kondisi pascagempa.