Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga saat ini masih membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan bantuan bagian warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penggalangan dana akan dibuka hingga 25 Agustus 2026.
“Bantuan ini bukan bantuan yang terakhir karena Pemprov DKI Jakarta masih membuka kesempatan sampai dengan tanggal 25 Agustus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat daerah, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta pada 20 Agustus 2026.
Pramono mengatakan bantuan yang telah terkumpul hingga saat ini mencapai Rp5.853.728.500. Dana diperoleh dari berbagai unsur yang dihimpun di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Pramono mengatakan adanya kemungkinan jumlah bantuan akan terus bertambah selama masa penggalangan belum ditutup. Pemprov DKI jakarta juga turut memberikan peluang kepada berbagai kalangan yang ingin berpartisipasi dalam membantu bantuan.
“Kalau diperlukan nanti saya minta kepada Ibu Asperkeu yang mengoordinasikan untuk tentunya bisa diperpanjang,” ujar Pramono.
Pramono berharap bantuan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa di Flores, NTT. Bantuan diberangkatkan pada sore hari ini, pada 20 Agustus , dari Balai Kota Jakarta melalui jalur udara dan laut. (Arini Noviawati Gunawan)