Kendala Sistem Visa, Dua Calon Haji RI Sempat Tertahan di Bandara Madinah

4 May 2026 17:00

Madinah: Dua calon haji asal Kalimantan Tengah (Kalteng) sempat tertahan di imigrasi Bandara Madinah hampir lima jam akibat gangguan pada sistem validasi visa. Berkat respons cepat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), keduanya akhirnya dapat melanjutkan perjalanan dan kembali bergabung dengan kloternya.

Kejadian ini menimpa dua remaja putri calon haji bernama Novia Ghina dan Rabiatul Adawiyah. Kendala ini terjadi akibat adanya pembatalan visa secara sistem ketika proses pemeriksaan dokumen di Bandara Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz.

Menanggapi kendala tersebut, Kepala Daerah Kerja (Daker) Abdul Basir menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi intensif dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) serta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) guna menyelesaikan permasalahan.

Setelah melalui proses validasi ulang, kedua jemaah akhirnya diizinkan masuk dan langsung diantar ke hotel untuk bergabung dengan keluarga serta rombongan kloter. Meski sempat terkendala, keduanya kini telah kembali bersama rombongan dan siap menjalani ibadah di Madinah.
 

Baca Juga: Gelombang Pertama Calon Jemaah Haji Khusus Patuna Travel Tiba di Madinah

"(Meminta) petugas haji yang ada di Jakarta untuk diproses ulang visa keduanya karena tadi sempat ter-cancel dan alhamdulillah setelah melalui perjuangan yang cukup panjang visanya bisa terbit lagi dan bisa bergabung lagi dengan kloternya," jelas Abdul, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 4 Mei 2026. 

Salah satu calon haji yang tertahan, Novia Ghina mengaku sempat panik saat mengalami kejadian tersebut. Namun, ia bersyukur karena bantuan petugas haji membuat masalah itu dapat segera diatasi.

"Paniklah, ketemu sendiri sama petugas Indonesianya (terus dibantu). Senang alhamdulillah (pelayanannya) bagus," ungkap Novia.

Hal serupa juga dirasakan Rabiatul Adawiyah. Ia mengaku sempat khawatir atas kejadian tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada petugas haji yang sigap memberikan bantuan.

"(Kekhawatirannya) lumayan hilang tapi masih ada deg-degannya. Senang, ingin mengucapkan terima kasih karena sudah membantu kami," ucap Rabiatul. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)