Kemenkeu Belum Matangkan Rencana Rekening Gratis untuk Warga

11 September 2026 21:12

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum mematangkan rencana pembukaan rekening secara massal dan gratis bagi warga negara Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kemenkeu belum menghitung kebutuhan dan dampak fiskal dari kebijakan tersebut, termasuk alokasi anggaran untuk menyediakan saldo minimum senilai Rp50 ribu di tiap rekening.

Purbaya mengatakan estimasi anggaran sekitar Rp11 triliun yang sebelumnya muncul belum merupakan angka final. Pemerintah masih perlu menghitung kebutuhan anggaran secara lebih rinci, termasuk penyediaan saldo minimum pada setiap rekening.

"Belum, belum, belum. Rp11 triliun ini anggarannya masih belum dihitung," ujar Purbaya dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat 11 September 2026.

Menurut Purbaya, tidak semua warga nantinya akan langsung mendapatkan pembukaan rekening secara penuh. Pemerintah masih melihat skema dan mekanisme yang akan diterapkan dalam kebijakan tersebut.

"Yang sudah full mungkin juga enggak dibuat dibukain kan nanti. Enggak tahu, kita lihat seperti apa. Ini kita lihat, saya belum tahu detailnya," katanya.

Purbaya juga menjelaskan bahwa terdapat pembagian bank yang nantinya berpotensi terlibat dalam program tersebut. Bank Syariah Indonesia (BSI) disebut akan melayani wilayah Aceh, sementara di luar Aceh akan menggunakan BRI.

"Antara cuma dari sini sifatnya yang nanti itu BSI hanya di Aceh, di luar Aceh BRI semua. Jadi saya belum tahu detailnya, nanti kita lihat detail seperti apa," ucapnya.

Terkait estimasi kebutuhan anggaran Rp11 triliun, Purbaya menilai realisasinya kemungkinan tidak akan mencapai angka tersebut. Namun, pemerintah masih akan melakukan perhitungan lebih lanjut.

"Iya Pak, ada yang bisa dipakai, tapi saya yakin tidak akan sampai Rp11 triliun, tidak sampai," tuturnya.

Purbaya mengatakan pemerintah masih perlu melihat jumlah warga yang menjadi sasaran serta kebutuhan rekening dalam program tersebut sebelum menentukan besaran anggaran.

"Berapa juta kali 200 juta, memang usia di atas 70 tahun segitu? Kita lihat deh," katanya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X