14 May 2026 23:02
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyoroti sikap salah satu negara anggota BRICS yang dituding membantu agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Pernyataan itu disampaikan Gharibabadi di sela pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi, India, Kamis. Ia mengungkapkan Iran menghadapi situasi yang semakin rumit karena ada negara tetangga yang juga tergabung dalam BRICS justru memberikan akses wilayahnya kepada pihak agresor.
Menurut Gharibabadi, langkah tersebut bertentangan dengan semangat solidaritas dan penghormatan terhadap kedaulatan negara anggota BRICS.
“Dan masalah ini (diharapkan) akan dicantumkan dalam pernyataan akhir BRICS, bahwa negara-negara yang menjadi anggota BRICS menolak agresi militer apa pun terhadap anggota BRICS mana pun, dan menekankan pentingnya kedaulatan nasional, serta integritas wilayah bagi para anggota. Meskipun demikian, kami juga menghadapi komplikasi. Sebagaimana yang Anda ketahui, salah satu negara tetangga, yang juga anggota BRICS, sayangnya tidak menunjukkan rekam jejak yang baik selama agresi militer terhadap Republik Islam Iran, dan telah menyerahkan wilayah mereka kepada para agresor,” ujar Gharibabadi dikutip dari tayangan Top News Metro TV, Kamis 14 Mei 2026.