Polda Riau Perketat Keamanan, dari Ringkus Pengedar Ganja hingga Siaga El Nino

3 June 2026 09:04

Kepolisian Daerah (Polda) Riau meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mulai dari pemberantasan narkoba hingga kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau.

Satuan Reserse Narkoba dan tim Polres Dumai menangkap dua terduga pengedar ganja saat patroli di kawasan rawan gangguan Kamtibmas. Awalnya, petugas mencurigai sebuah mobil yang terparkir di Jalan Bahtera, Dumai Barat. Saat diperiksa, pihak mereka menemukan lima paket ganja seberat sekitar 300 gram.

Dua pria berinisial ED dan FH diamankan bersama barang bukti berupa telepon genggam, mobil, dan uang tunai. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif mengonsumsi narkotika.

“Yang pertama di bangku tengah mobil Brio tersebut, dan yang kedua di pintu penumpang sebelah kiri, yang mana jumlah berat dari narkotika jenis daun ganja tersebut dengan berat kotor 300 gram. Dua orang yang kami amankan, dua orang laki-laki yang berinisial yang pertama ED dan yang kedua berinisial FH.” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Dumai, AKP Riza Effyandi, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Rabu, 3 Juni 2026.

Antisipasi karhutla


Di Pekanbaru, Polda Riau menggelar latihan pemadaman karhutla untuk menghadapi musim kemarau. Puluhan personel Direktorat Samapta diterjunkan dalam simulasi pemadaman di lahan gambut. Termasuk penggunaan drone untuk memantau titik api dari udara. 

“Kami sedang melaksanakan latihan kesiapan antisipasi El Nino. Tentunya jangan sampai kebakaran ini meluas, kami melibatkan kesiapan personel baik peralatan maupun personel.” ucap Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol Syahrial M Said.

Polda Riau menyatakan ratusan personel telah disiagakan untuk mengantisipasi Karhutla, menyusul perkiraan fenomena El Nino pada Juli hingga Agustus 2026, yang berpotensi memicu musim kemarau panjang.

“Kami siapkan sebanyak 100 personel. Tentunya diharapkan profesionalisme personel kami benar-benar tangguh menghadapi medan yang sangat sulit, dan tentunya diharapkan dapat mencegah terjadi kebakaran lebih luas lagi.” tuturnya.

(Nopita Dewi)