Pembunuhan Anak Politisi di Cilegon Masih Misteri

2 January 2026 23:58

Sudah dua pekan berlalu, kasus pembunuhan terhadap Muhammad Aksel Herman Miller, anak pengurus partai politik di Kota Cilegon, Banten, masih belum terungkap. Polisi mengaku menghadapi sejumlah kendala dalam proses penyelidikan, mulai dari tidak berfungsinya kamera pengawas hingga hilangnya jejak akibat hujan lebat saat kejadian.

Korban ditemukan tewas di dalam rumahnya di kawasan perumahan Cilegon pada 16 Desember 2025. Berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami 19 luka tusukan di sejumlah bagian tubuh. Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Yogatama menyebut salah satu kendala utama pengungkapan kasus ini adalah kamera CCTV di rumah korban yang diketahui sudah tidak aktif sejak 2023. Selain itu, tidak adanya petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam di lingkungan rumah turut menyulitkan proses penyelidikan.

Polisi juga menyebut kondisi cuaca saat kejadian menjadi hambatan lain. Hujan deras yang turun sebelum dan sesudah peristiwa membuat banyak jejak di luar rumah hilang, sehingga menyulitkan proses identifikasi saat olah tempat kejadian perkara.

Di sisi lain, mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menilai kasus ini seharusnya masih dapat diungkap meski CCTV tidak berfungsi. Menurutnya, penyidik masih memiliki sejumlah opsi pembuktian ilmiah, seperti pemeriksaan sidik jari, DNA, hingga penelusuran rekaman komunikasi terakhir korban dan orang-orang di sekitarnya.

Susno juga menekankan pentingnya menelusuri waktu terakhir CCTV aktif serta siapa saja yang sempat terekam sebelum kamera pengawas tidak lagi berfungsi. Langkah tersebut dinilai dapat membantu penyidik mempersempit lingkaran terduga pelaku.

Sementara itu, kriminolog Adrianus Meliala menyoroti kemungkinan keterlibatan orang dalam. Ia menilai pelaku diduga mengenal dengan baik kondisi dan sistem keamanan rumah korban. Menurutnya, tidak adanya tanda-tanda pembobolan serta kemudahan pelaku keluar masuk rumah menguatkan dugaan bahwa pelaku berasal dari lingkungan terdekat korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan motif pembunuhan bukan pencurian atau perampokan. Hal tersebut diperkuat dengan tidak ditemukannya barang berharga milik korban maupun keluarga yang hilang dari lokasi kejadian. Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap pelaku serta motif di balik pembunuhan tersebut.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)