Kendala Pencarian Korban KM Virgo: Ombak Besar dan Arus Laut Deras

16 September 2026 09:44

Memasuki hari keempat operasi pencarian, Tim SAR Gabungan terus berpacu dengan waktu untuk mencari 129 korban yang masih hilang akibat terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebut proses penyelamatan terkendala oleh ombak besar, arus laut deras, dan jarak pandang yang sangat terbatas di dalam laut.

Dikutip dalam laporan jurnalis Dimas Chairullah dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 16 September 2026, Posko Utama Tim SAR Gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, mencatat sebanyak 114 korban telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Sebelumnya, sebanyak 22 korban tiba di Pelabuhan Trisakti setelah dievakuasi menggunakan kapal RBB Lanal TNI Banjarmasin. Sebanyak 19 orang di antaranya dalam kondisi sehat, sedangkan tiga korban lainnya harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan medis intensif. Saat ini, para korban mendapat penanganan di Hotel Kharisma, RS TPT, RSUD Ulin, dan RSUD Sultan Suriansyah.
 


Mengenai korban meninggal dunia, Tim DVI Polda Kalimantan Selatan mengonfirmasi telah mengidentifikasi lima dari enam jenazah. Kelima jenazah rencananya dipulangkan ke daerah asal masing-masing, yakni Pamekasan, Kediri, Surabaya, dan Garut. Sementara itu, satu jenazah lainnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga di Malang, Jawa Timur.

Kendala Pencarian Bawah Laut

Dalam operasi ini, lebih dari 1.000 personel gabungan dan enam armada kapal dikerahkan untuk menyisir perairan Laut Jawa. Namun, rencana pencarian bawah laut menggunakan kapal khusus TNI AL berteknologi Remotely Operated Vehicle (ROV) serta tim penyelam khusus terpaksa ditunda. Menurut Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, proses penyelamatan terkendala oleh ombak besar, arus laut deras, dan jarak pandang yang sangat terbatas di dalam laut.

Selain melakukan penyisiran, Tim SAR Gabungan kini tengah berkoordinasi untuk menentukan skema mengapungkan dan membalikkan posisi bangkai KM Virgo Transport 8. Upaya ini dilakukan karena diduga masih ada beberapa korban yang terjebak di dalam bangkai kapal.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X