Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Revitalisasi TK Kristen Kota Kupang

Metro TV • 5 May 2026 07:06

Kupang: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke TK Kristen Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 4 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia sekaligus melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya program revitalisasi sekolah.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di wilayah prioritas seperti NTT.

Dalam agenda kunjungan, Abdul Mu’ti turut berinteraksi langsung dengan para siswa di dalam kelas. Ia menyapa, membagikan perlengkapan sekolah, hingga bernyanyi bersama anak-anak. Setelah itu, rombongan menuju lokasi pembangunan gedung baru yang akan menjadi bagian dari revitalisasi sekolah.
 



Revitalisasi TK Kristen Kota Kupang akan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 1.250 meter persegi. Fasilitas yang akan dibangun meliputi dua ruang kelas, satu ruang administrasi, toilet, serta penyediaan alat peraga edukatif. Program ini didukung anggaran lebih dari Rp860 juta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan pusat, di antaranya anggota DPR RI Komisi X Anita Gah, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, serta Wali Kota Kupang Christian Widodo.

Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, termasuk mendukung program wajib belajar 13 tahun.

“Revitalisasi ini menjadi bagian dari program prioritas, terutama untuk daerah 3T. Dengan pembangunan gedung baru di lahan yang luas ini, diharapkan menjadi fasilitas yang representatif untuk kegiatan belajar-mengajar,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga menambahkan bahwa proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh siswa.

“Harapan kami, dengan pembangunan ini kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih baik, kualitas pendidikan meningkat, dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan sumber daya manusia, khususnya di NTT,” lanjutnya.

Pemerintah berharap revitalisasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam pemerataan pendidikan di wilayah Indonesia timur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)